Rabu, 09 Juli 2014

Wishful thinking

A1: Yosh! Ayo belajar (otodidak) bahasa Jepang lagi, biar bisa baca light novels!
Z: Eh, bukannya ada yang salah ya sama niatnya?
A2: Nggak apa sih, nggak akan percuma juga kok. Ayo belajar bahasa Jepang! Ganbatte!

(Record of todays state of mind)

Melanjutkan dari post sebelumnya tentang Mekakucity Actors, kali ini postingan ini dibuat setelah menyelesaikan series ini. Kesimpulannya?

Kecewa.
Berat.

Setelah sukses menghabiskan waktu untuk menghabiskan dan menikmati proyek aslinya (Kagerou Project/ Heat Haze Project) dengan sangat semangat, tiba-tiba dibanting dengan kenyataan bahwa animenya diselesaikan dengan sangat terburu-buru. Belum lagi bagian Ayano's Theory of Happines... seriously, even though i really liked Shaft surrealism style, this is out. Certainly OUT.

Untungnya, sudah sempat membaca light novelnya sampai jilid 3. Dan jilid 5nya dilisensi. Sedih (berhasil dapat translate-annya sih, jadi masih bersyukur).

Ngomong-ngomong, light novel ada yang berniat menerbitkan nggak sih di Indonesia? Dan setelah muter-muter di Gramedia, ternyata..... ada. Yah, meskipun masih tipe one-shot yang pamornya belum ada. Guess the publisher didn't want to take too much risk by publishing a popular series, which could go on and on and on into many volumes.

Penerbitnya? Shining-rose publisher (kalau nggak salah).

Light novels memang agak aneh kalau dibaca ya~~ terutama setelah terbiasa dengan gaya novel klasik, pemecahan dialog dan aksi di light novels agak menyebalkan. Apa harus disesuaikan dulu formatnya dengan novel biasa? Tapi bukannya itu menyalahi esensi dari light novelnys sendiri? (Hmm, postingan ini dibuat setelah berkali-kali baca light novel terjemahan inggris yang banyak beredar dari Baka Tsuki and others, serta setelah mengecek sendiri format light novels yang dijual di Jepang sana *dilakukan di Narita, cuma bisa ngecek format doang, secara belum sanggup baca sampai segitunya. hiks)

Well, onto the day in which i could read any novels without translation. Hopefully :)

Rabu, 11 Juni 2014

Kagerou Project

Anime baru yang ditonton akhir-akhir ini adalah Mekakucity Actors.


Setelah riset beberapa lama (astaga, risetnya model beginian ya. Skripsi dikemanain??), I found out that ths anime is actually an adaptation from Kagerou Project. What is Kagerou Project? Well, I suggest you to go here and visit youtube to watch the PV.

While I don't really like the vocal (IA or Hatsune Miku, sometimes both), I found those song irresistible.

And I found myself wondering, what was the novels like? So I've begin a journey to search for the light novels. I've found some links, and managed to put those together. I've uploaded those to my account in 4shared, you can find them here:

Kagerou Days 1
Kagerou Days 2
Kagerou Days 3 (in indonesia)
Kagerou Days 4

Credit goes to http://mekamekasubs.tumblr.com/novels and various others on the net.

Sabtu, 14 Desember 2013

Tahun ini

Kecepatan tulisan baru muncul di blog ini minim banget ya. Padahal awalnya blog ini ditulis untuk balas dendam akibat tugas gaje, haha.

Kenapa baru sadar kalau jarang nulis? Karena kemarin rasanya baru aja nulis tentang Mimpi Merah Muda, dan sekarang... another dream goes by.

Sedih? Pasti. Puaskah? Hmm... gimana ya.... Banyak belajar? Yah, mungkin

Tahun ini saya kehilangan respek ke banyak orang

Tahun ini saya belajar untuk memendam amarah.

Tahun ini saya sangat menyukai berjalan dalam diam

Tahun ini saya belajar bahwa tidak apa untuk membenci orang dalam diam

Tapi tahun ini saya juga menemukan keluarga lain, dan belajar untuk menghormati orang-orang yang pada akhirnya, masuk ke jajaran orang-orang yang paling saya sayang di kampus ini.

Tahun depan?

Masih dipikirkan.

Meskipun saya berdoa mati-matian supaya dipertemukan dengan orang-orang hebat lainnya, meskipun tawaran untuk meneruskan ke "jenjang yang lebih tinggi" sudah datang.

Mungkin saya benci terikat lagi. Merasa tidak akan berkembang jika mengikat diri saya di tempat ini lagi.

Saya ingin rumah lain.

Mungkin harus banyak-banyak berdoa supaya cepet dilamar ya, supaya ditawarin rumah beneran (eh). Alasan ngaco yang juga terpikirkan saat pengen punya anak biar bisa punya peliharaan, haha.

btw, saya mau promosi sebuah web psychology test favorit saya: colorquiz.com.
Try it :')